garudaglobal.net — Sekretaris Kabinet Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya menuntaskan Pendidikan Reguler LXVII Seskoad dengan meraih penghargaan Kertas Karya Perorangan (Taskap) terbaik pertama pada Rabu, 3 Juni 2026. Capaian akademis ini diumumkan di tengah perdebatan hangat mengenai legalitas penempatan perwira aktif dalam jabatan sipil.
Prestasi di Gedung Prof. Dr. Satrio Bandung ini memicu analisis mendalam mengenai pola pembinaan karier perwira menengah di lingkaran kekuasaan. Seskoad menahbiskan analisis strategis Teddy sebagai yang terbaik dari 279 perwira, mengalahkan delegasi militer internasional.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan mutu dan relevansi hasil kajian ilmiah yang dipaparkan Teddy di hadapan seluruh civitas akademika. “Karya tulis strategis itu menjadi cerminan kemampuan berpikir visioner yang dibutuhkan perwira TNI AD dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar Maruli pada Rabu, 3 Juni 2026.
Meskipun kapabilitas intelektualnya terbukti di forum akademik, pengamat militer menilai pola kelulusan ini tetap menyisakan pertanyaan teknis birokrasi. Kenaikan pangkat reguler dipercepat menjadi Letkol pada Februari 2025 mendahului kelulusan Seskoad dinilai sebagai preseden tidak lazim.
Peneliti Reformasi Sektor Keamanan SETARA Institute Ikhsan Yosarie mengkritik penempatan jabatan sipil militer yang dinilai menyiasati undang-undang. “Perubahan struktur Seskab untuk menjustifikasi penempatan Teddy memperlihatkan kebijakan yang tidak berbasis pada UU TNI,” argumen Ikhsan.
Penolakan dari para akademisi hukum tata negara merujuk pada ketidaksesuaian posisi Seskab dengan batasan Pasal 47 UU Nomor 34 Tahun 2004. Dualisme tafsir antara Perpres khusus dan UU organik ini diprediksi memengaruhi lanskap akuntabilitas tata kelola personel militer ke depan. ***
