08
Mei
garudaglobal.net — Kematian dr. Myta Aprilia Azmy di Jambi pada 1 Mei 2026 mengungkap risiko operasional masif dalam program pemenuhan tenaga kesehatan di rumah sakit daerah. Hasil audit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya eksploitasi jam kerja yang melampaui regulasi nasional dan kegagalan manajemen rumah sakit dalam memberikan perlindungan medis bagi stafnya. Tragedi ini menjadi preseden buruk bagi kredibilitas wahana internship dokter Indonesia, di tengah upaya pemerintah melakukan transformasi sumber daya manusia kesehatan secara global. “Dokter MMA selama periode Februari–April bertugas di UGD dengan jam kerja yang melebihi batas ketentuan,” ungkap Plt Irjen Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra, pada Kamis (7/5/2026).…
