28
Apr
garudaglobal.net — Mogoknya armada taksi listrik Green SM di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam, memicu kerugian ekonomi dan operasional skala besar bagi PT KAI. Insiden ini bukan sekadar kegagalan mekanis biasa, melainkan risiko sistemik dari adopsi teknologi kendaraan listrik (EV) yang belum teruji keandalannya dalam lingkungan elektromagnetik rel kereta. Analisis pasar menunjukkan bahwa rentetan insiden teknis ini menjadi ancaman serius bagi ekspansi Vingroup di Indonesia, mengingat unit VinFast merupakan tulang punggung armada Green SM. Kegagalan sistem yang menyebabkan hambatan jalur selama 35 menit sebelum tabrakan maut menuntut adanya audit independen terhadap standar EMI Shielding pada seluruh unit…
