Ojol

Disrupsi Layanan Ojol: Lonjakan Demand 300 Persen Picu Krisis Suplai Jakarta

Disrupsi Layanan Ojol: Lonjakan Demand 300 Persen Picu Krisis Suplai Jakarta

garudaglobal.net — Efisiensi pasar transportasi daring di Jakarta menghadapi ujian berat seiring terjadinya krisis ketersediaan armada ojek online (ojol) pada periode Maret 2026. Ketidakseimbangan antara pasokan mitra pengemudi dan lonjakan permintaan jasa logistik serta transportasi yang mencapai angka signifikan telah menciptakan disrupsi pada rantai distribusi layanan perkotaan. Laporan internal menunjukkan bahwa layanan kurir instan bahkan mengalami lonjakan permintaan hingga 300 persen menjelang Idulfitri. Namun, di saat bersamaan, kapasitas operasional platform tergerus oleh penurunan ketersediaan mitra aktif yang lebih memilih berhenti beroperasi sementara demi alasan personal dan ekonomi di tengah kemacetan ekstrem. Inelastisitas Tarif dan Penurunan Produktivitas Mitra Analisis ekonomi menunjukkan…
Read More
Krisis Ekonomi, SPAI Menuntut Rp5,7 Juta THR untuk Ojol

Krisis Ekonomi, SPAI Menuntut Rp5,7 Juta THR untuk Ojol

garudaglobal.net — Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) secara resmi menuntut Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pengemudi ojek online setara dengan UMP Jakarta 2026 sebesar Rp5,7 juta. Langkah ini menantang model bisnis platform global yang selama ini mengandalkan fleksibilitas biaya tenaga kerja melalui status kemitraan yang kini dianggap semakin usang dan diskriminatif. Tuntutan ini muncul di tengah eskalasi ekonomi menjelang Lebaran 2026, di mana standar hidup di Jakarta telah mencapai titik tertinggi baru. Dengan merujuk pada angka UMP resmi Rp5.729.876, serikat pekerja menekankan bahwa perusahaan seperti Grab dan Gojek memiliki tanggung jawab fiskal untuk memenuhi kesejahteraan mitra mereka sesuai standar nasional.…
Read More