25
Apr
garudaglobal.net — Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar untuk membiayai proyek penulisan ulang "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global". Proyek ambisius yang terdiri dari 10 jilid utama ini melibatkan 123 penulis dari 34 perguruan tinggi guna menghasilkan naskah komprehensif setebal 7.958 halaman yang siap diakses publik akhir April 2026. Secara profesional, investasi ini dipandang sebagai upaya restorasi aset intelektual nasional mengingat Indonesia belum melakukan pemutakhiran data sejarah dalam skala besar sejak pembaharuan terakhir pada 2008. Namun, efektivitas anggaran ini menjadi sorotan tajam pelaku kebijakan publik setelah munculnya pengakuan menteri yang belum meninjau naskah final saat peluncuran…
