21
Apr
garudaglobal.net — Ekspansi program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) kini merambah segmen pria setelah data klinis terbaru menunjukkan efikasi signifikan dalam mereduksi beban ekonomi akibat kanker non-serviks secara global. Integrasi vaksin ini ke dalam sistem kesehatan publik bukan lagi sekadar perlindungan bagi wanita, melainkan instrumen ekonomi kesehatan untuk memitigasi biaya perawatan kanker orofaring, anus, dan penis yang terus meningkat. Laporan terbaru JAMA Oncology pada April 2026 mengonfirmasi bahwa laki-laki usia 9–26 tahun yang divaksinasi mengalami penurunan risiko kanker terkait HPV hingga 50 persen, memberikan angin segar bagi ketahanan produktivitas tenaga kerja. Diversifikasi Manfaat dan Proyeksi Pasar Vaksin WHO kini mendorong cakupan…
