BEI Tutup 16–17 Februari 2026, Kapitalisasi Rp 14.889 Triliun

Kapitalisasi BEI

garudaglobal.net – BEI tutup pada 16–17 Februari 2026 dalam rangka Imlek 2577 Kongzili, saat kapitalisasi BEI tercatat Rp 14.889 triliun. Februari hanya memiliki 18 hari bursa efektif. Di tengah kalender perdagangan yang lebih pendek, dinamika nilai pasar dan likuiditas menjadi indikator utama ketahanan bursa.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia, perdagangan dihentikan pada 16 Februari sebagai cuti bersama dan 17 Februari sebagai hari Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Aktivitas kembali berlangsung pada 18 Februari 2026.

Kapitalisasi BEI Bergerak di Tengah Fluktuasi Indeks

Pada pekan terakhir sebelum libur, kapitalisasi pasar BEI menguat 3,83% menjadi Rp 14.889 triliun dari Rp 14.341 triliun. Penguatan ini terjadi seiring kenaikan IHSG 3,49% ke posisi 8.212,27.

Namun pada periode 2–6 Februari 2026, IHSG sempat turun 4,73% ke 7.935,26. Kapitalisasi pasar merosot 4,69% menjadi Rp 14.314 triliun dari Rp 15.046 triliun. Data ini menunjukkan pergerakan nilai pasar yang sensitif terhadap sentimen global.

Likuiditas dan Aktivitas Transaksi Bursa

Rata-rata frekuensi transaksi harian pada pekan terakhir naik tipis 0,37% menjadi 2,74 juta kali transaksi. Sebaliknya, rata-rata nilai transaksi harian turun 6,27% menjadi Rp 23,2 triliun dari Rp 24,75 triliun.

Baca Juga :  BPH Migas Batasi BBM Subsidi 50 Liter Guna Mitigasi Risiko Fiskal

Sebelumnya, pada periode 2–6 Februari 2026, rata-rata nilai transaksi harian susut 43,45% menjadi Rp 24,75 triliun dari Rp 43,76 triliun. Volume transaksi juga turun 31,75% menjadi 43,2 miliar saham.

Pada perdagangan Jumat (13/2/2026), IHSG melemah 0,64% ke 8.212. Nilai transaksi tercatat Rp 24,41 triliun dengan 408 saham melemah, 267 menguat, dan 148 stagnan.

Investor asing mencatat aksi jual Rp 5,47 triliun pada pekan terakhir. Angka ini meningkat dibandingkan pekan sebelumnya Rp 1,13 triliun.

Dalam praktiknya, kapitalisasi BEI dan likuiditas mencerminkan respons pasar terhadap tekanan eksternal dan agenda domestik. BEI tutup dua hari karena Imlek menjadi jeda sementara, sementara variabel nilai pasar dan arus transaksi tetap menjadi barometer utama pergerakan bursa Februari 2026.

By Chandra