16
Apr
garudaglobal.net — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis proyeksi ekonomi-klimatologi yang mengindikasikan musim kemarau 2026 akan memiliki durasi lebih panjang di 57,2 persen wilayah Indonesia pada Kamis, 16 April 2026. Meskipun BMKG membantah klaim ekstrem mengenai siklus 30 tahunan, pergeseran awal musim yang lebih cepat di 325 zona musim (ZOM) menuntut respon cepat dari para pelaku industri dan pembuat kebijakan. Prediksi munculnya fenomena El Nino dengan peluang 50 hingga 80 persen pada semester kedua 2026 diproyeksikan akan menekan produktivitas sektor primer. Pemerintah kini memfokuskan manajemen risiko pada ketahanan sumber daya air untuk menjamin stabilitas suplai pangan dan operasional pembangkit…
