18
Feb
garudaglobal.net — Sebuah kasus kekerasan serius di lingkungan pendidikan Surabaya mencuat ke publik setelah AM (16), siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), diduga dikeroyok oleh lima siswa SMK swasta pada Selasa (10/2/2026). Insiden ini mencoreng reputasi institusi pendidikan dan menuntut tanggung jawab profesional dari pihak sekolah dalam menjamin keselamatan siswanya, terutama bagi mereka yang berada dalam kategori inklusi. Bibi korban, Dewi, memberikan keterangan bahwa serangan fisik tersebut didahului oleh aksi provokasi yang terencana. AM diadang oleh rekan sekolah berinisial RN di area publik sekolah sebelum akhirnya dikeroyok saat hendak pulang. Pola serangan ini mengindikasikan lemahnya kontrol keamanan internal sekolah terhadap potensi…
