04
Mei
garudaglobal.net — Industri pengawasan komersial global kembali menjadi sorotan setelah terungkapnya operasional spyware Morpheus yang memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi untuk menginfeksi perangkat target secara spesifik. Laporan firma riset Osservatorio Nessuno pada 24 April 2026 mengidentifikasi IPS (Intelligence Public Security), pemain lama dalam sektor interupsi legal asal Italia, sebagai aktor utama di balik teknologi pengintai tersebut. Skema serangan ini melibatkan manipulasi teknis pada level penyedia jasa telekomunikasi untuk memutus data seluler sebelum akhirnya mengarahkan target mengunduh aplikasi pengintai dengan dalih pemulihan jaringan. Keterlibatan vendor swasta dalam menyediakan alat spionase berbiaya rendah ini menandakan pergeseran pasar dari eksploitasi perangkat lunak mahal menuju taktik…
