Harga Minyak Dunia

Hormuz Dibuka: Harga Minyak Anjlok Namun Risiko Blokade AS Masih Membayangi

Hormuz Dibuka: Harga Minyak Anjlok Namun Risiko Blokade AS Masih Membayangi

garudaglobal.net — Iran resmi memulihkan akses komersial di Selat Hormuz pada Sabtu, 18 April 2026, yang mengakhiri kebuntuan maritim selama 50 hari dan sempat melonjakkan harga minyak Brent di atas 120 dollar AS. Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa kapal kini dapat menggunakan "jalur koordinasi" di dekat Pulau Larak. Pivot strategis ini mengikuti gencatan senjata regional, memberikan jendela kritis bagi pasar energi global untuk stabil setelah berminggu-minggu mengalami kelumpuhan pasokan. Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur pelayaran untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka. ujar Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, dalam pernyataan resminya pada 17…
Read More
Eskalasi Selat Hormuz: Harga Brent Tembus $109 Per Barel

Eskalasi Selat Hormuz: Harga Brent Tembus $109 Per Barel

garudaglobal.net — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga 109,03 dolar AS per barel pada Kamis (02/04/2026). Angka ini merepresentasikan kenaikan harian sebesar 7,78 persen, sekaligus menjadi level tertinggi dalam kurun waktu hampir empat tahun terakhir. Disrupsi pada jalur distribusi yang mengangkut 20 persen pasokan minyak global tersebut memaksa pelaku pasar melakukan aksi beli masif guna mengantisipasi kelangkaan suplai. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa pemerintah akan mengandalkan instrumen APBN untuk menyerap guncangan harga internasional tersebut agar tidak mendistorsi pasar domestik. “Negara akan hadir dengan menambah anggaran subsidi.…
Read More
BPH Migas Batasi BBM Subsidi 50 Liter Guna Mitigasi Risiko Fiskal

BPH Migas Batasi BBM Subsidi 50 Liter Guna Mitigasi Risiko Fiskal

garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia mengambil langkah taktis melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dengan membatasi pembelian BBM subsidi maksimal 50 liter per hari mulai 1 April 2026. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 sebagai instrumen mitigasi risiko fiskal di tengah volatilitas harga minyak mentah dunia. Konflik di Timur Tengah telah mendorong Indonesian Crude Price (ICP) diproyeksikan melonjak hingga rentang 112 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi APBN 2026 sebesar 70 dolar AS per barel. Intervensi kuota harian pada Pertalite dan Solar bagi mobil pribadi ini dirancang untuk mengamankan cadangan subsidi…
Read More
Pasar Energi Global Berguncang, Brent Bertahan di Level US$100

Pasar Energi Global Berguncang, Brent Bertahan di Level US$100

garudaglobal.net — Harga minyak dunia Brent Crude bertahan di level US$102,83 per barel per 26 Maret 2026, mencerminkan volatilitas ekstrem akibat eskalasi militer di koridor strategis Timur Tengah.Kenaikan masif hingga 56,30 persen dalam satu bulan terakhir ini memaksa korporasi global dan lembaga keuangan papan atas untuk melakukan kalkulasi ulang terhadap risiko sistemik. Ancaman blokade Selat Hormuz menjadi katalis utama gangguan suplai energi. Ketegangan yang melibatkan kekuatan militer Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah mengubah lanskap investasi komoditas secara drastis. Pasar kini mengantisipasi durasi gangguan suplai yang bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan semula. Peringatan Keras BlackRock dan Proyeksi Bearish JP…
Read More
Market Shock: Selat Hormuz Terblokade, Minyak WTI Tembus US$81

Market Shock: Selat Hormuz Terblokade, Minyak WTI Tembus US$81

garudaglobal.net — Pasar komoditas energi dunia mengalami guncangan hebat (market shock) setelah penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu lonjakan harga minyak mentah secara signifikan pada awal Maret 2026. Data perdagangan pada 3 Maret 2026 menunjukkan kenaikan yang agresif, di mana West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di level US$81,05 per barel, naik sebesar 3,64 persen. Sementara itu, Brent Crude mencatatkan kenaikan hingga 4 persen pada level US$78,83 per barel. Eskalasi militer pasca serangan AS-Israel ke Teheran menjadi faktor fundamental utama yang mengganggu stabilitas pasokan energi dunia, mengingat Selat Hormuz menyumbang distribusi 20 persen minyak global. Disrupsi Suplai Global dan Tekanan Fiskal…
Read More
Harga Minyak Dunia Naik, Investor Energi dan Pertahanan Menguat

Harga Minyak Dunia Naik, Investor Energi dan Pertahanan Menguat

garudaglobal.net - Harga Minyak Dunia naik tajam setelah konflik Iran memicu pergeseran arus kapital global, mendorong investor memindahkan dana ke sektor energi dan pertahanan yang dinilai paling diuntungkan dalam situasi geopolitik berisiko tinggi. Pergerakan ini terjadi bersamaan dengan pelemahan indeks saham utama, menandakan perubahan strategi investasi secara cepat di pasar internasional. Lonjakan harga minyak langsung diikuti penguatan saham perusahaan energi besar serta industri militer. Investor global membaca konflik bukan hanya sebagai krisis politik, tetapi sebagai perubahan peluang profit sektoral dalam jangka pendek hingga menengah. Ketika risiko meningkat, pasar menunjukkan pola klasik: kapital keluar dari aset berisiko luas dan masuk ke…
Read More