25
Mar
garudaglobal.net — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi membatalkan rencana implementasi pembelajaran daring atau hibrid skala nasional yang semula dijadwalkan pada April 2026. Keputusan strategis ini diambil sebagai langkah mitigasi terhadap risiko penurunan kualitas output pendidikan atau learning loss yang dapat mengancam daya saing sumber daya manusia Indonesia. Langkah ini menegaskan posisi pemerintah yang memprioritaskan stabilitas akademik dan efektivitas interaksi luring di atas efisiensi operasional berbasis teknologi. Wacana peralihan moda belajar akibat fluktuasi krisis energi global dinilai tidak memiliki urgensi yang cukup kuat untuk mengubah struktur fundamental KBM di sekolah dasar dan menengah. Mitigasi Risiko dan Penguatan Mutu…
