24
Des
GarudaGlobal.net - Ketegangan kepemimpinan di PBNU menampilkan dua kerangka penjelasan yang sama-sama resmi: klarifikasi Ketua Umum Yahya Cholil Staquf dan penegasan mekanisme organisasi oleh Rais Aam Miftachul Akhyar. Dalam surat klarifikasi 21 Desember 2025, Yahya menegaskan bahwa kepemimpinannya sah berdasarkan Muktamar ke-34 NU 2021. Ia menyebut klarifikasi diperlukan untuk menjaga stabilitas Nahdlatul Ulama dan menjawab tuduhan publik terkait kaderisasi, keuangan, serta isu konsesi tambang. AKN-NU dan Manajemen Risiko Yahya menjelaskan AKN-NU sebagai program strategis hasil pleno PBNU Juli 2024 yang telah dikonsultasikan dengan Rais Aam. Kontroversi narasumber dinilai sebagai kegagalan mitigasi risiko reputasi dan direspons dengan penghentian kegiatan lebih awal.…
