09
Apr
garudaglobal.net — Ketegangan geopolitik di Asia Timur mencapai level baru setelah Korea Utara menguji coba rudal balistik KN-23 berbahan bakar padat dalam dua gelombang serangan pada Rabu, 8 April 2026. Peluncuran pertama terdeteksi dari Wonsan pada pukul 08.50 pagi, disusul rudal kedua pada pukul 14.20 yang menempuh jarak lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh di perairan Laut Timur. Aksi militer ini merupakan respons langsung terhadap infiltrasi drone sipil ke wilayah udara Pyongyang yang melibatkan tiga warga sipil dan satu pegawai Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan. Pasar regional memantau ketat eskalasi ini, mengingat rudal sistem Hwasong-11Ga memiliki kemampuan quasi-ballistic yang…
