21
Apr
garudaglobal.net — Militer Israel (IDF) menghadapi krisis kredibilitas serius setelah terverifikasi melakukan penghancuran patung Yesus di Desa Debel, Lebanon selatan, menggunakan palu godam pada akhir pekan 19 April 2026. Sentimen negatif pasar dan tekanan diplomatik meningkat tajam menyusul beredarnya foto-foto bukti vandalisme tersebut di tengah periode gencatan senjata sepuluh hari yang sangat rapuh. Otoritas militer mengonfirmasi keaslian insiden tersebut pada Minggu malam (20/4/2026), mengakui bahwa tindakan tersebut melanggar prosedur operasional standar dan nilai-nilai korps yang diharapkan. Kasus ini menciptakan komplikasi baru bagi manajemen risiko diplomasi Israel di saat pasukan mereka masih mempertahankan posisi strategis di wilayah kedaulatan Lebanon selatan meski…
