07
Jun
garudaglobal.net — Akumulasi sampah setinggi puluhan sentimeter membentuk daratan artifisial akibat sedimentasi di kawasan pesisir Muara Angke Jakarta Utara pada Kamis, 4 Juni 2026 sehingga mengancam efisiensi jalur logistik maritim. Fenomena ini menciptakan eksternalitas negatif berupa peningkatan biaya operasional armada kapal nelayan dan angkutan pelabuhan. Pencemaran makroplastik dari wilayah hulu yang tidak tereduksi menurunkan produktivitas sektor perikanan lokal secara signifikan. Kegagalan pengelolaan limbah perkotaan ini berisiko memperburuk penilaian terhadap keberlanjutan ekonomi sirkular di wilayah pesisir ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi adanya anomali lingkungan di muara sungai tersebut saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat, 5…
