06
Feb
GarudaGlobal.net - Anak SD di NTT yang tewas gantung diri kembali membuka persoalan mendasar dalam sistem perlindungan pendidikan nasional. Peristiwa ini bukan semata tragedi individual, melainkan indikator gagalnya jaring pengaman sosial pendidikan menjangkau anak dari keluarga miskin ekstrem. Buku sekolah yang tak mampu dibeli menjadi pemicu langsung. Fakta ini menunjukkan bahwa skema pendidikan gratis belum sepenuhnya melindungi murid paling rentan. Secara faktual, pemerintah telah menjalankan berbagai program bantuan pendidikan. Namun, kasus ini memperlihatkan adanya celah serius dalam mekanisme deteksi dan respons dini. Anak SD di NTT tersebut tetap berada di luar radar sistem bantuan, meski indikator kerentanannya terlihat jelas di…
