Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Indonesia Perlu Perkuat Peran dalam Agenda Lingkungan Global

Prabowo Tinjau Banjir Sumatera

GarudaGlobal.net — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa perubahan iklim adalah realitas global yang semakin memengaruhi kawasan tropis. Saat meninjau bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12), ia menekankan bahwa pemerintah harus menjalankan fungsi pengelolaan lingkungan secara disiplin agar Indonesia dapat memperkuat posisinya dalam agenda iklim internasional.

Perubahan iklim harus kita hadapi dengan baik, pemerintah harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan,” kata Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan bahwa tekanan iklim ekstrem bukan lagi isu regional, melainkan bagian dari dinamika global yang menuntut respons negara-negara besar termasuk Indonesia.

Prabowo meminta pemerintah daerah meningkatkan mitigasi risiko sejalan dengan standar global adaptasi iklim. “Yang di daerah-daerah juga semuanya harus siap menghadapi kondisi perubahan iklim,” ujarnya. Pendekatan ini sejalan dengan tren negara-negara G20 yang memperkuat sistem early warning berbasis iklim.

Prabowo tinjau banjir di Tapanuli
Presiden Prabowo ketika meninjau lokasi banjir di Tapanuli Tengah. (BPMI Setpres)

Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Guru 2025, Jumat (28/11), Prabowo juga menekankan edukasi lingkungan sebagai strategi jangka panjang. “Perlu kita tambah dalam silabus… kesadaran akan sangat pentingnya menjaga lingkungan alam kita,” katanya. Banyak negara memperluas kurikulum hijau untuk mencetak generasi yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Baca Juga :  Investigasi Teror Air Keras: Presiden Desak Polri Ungkap Aktor Intelektual

Prabowo menegaskan komitmen menjaga hutan dan sungai sebagai bagian dari kontribusi Indonesia terhadap target-target global, sekaligus menjaga stabilitas ekosistem domestik. “Benar-benar mencegah pembabatan pohon-pohon… sungai-sungai harus kita jaga agar bersih,” ucapnya.

Dengan menekankan peran rumah tangga, Prabowo menegaskan bahwa diplomasi lingkungan nasional membutuhkan basis sosial yang kuat di dalam negeri. (*)

By Hari