Pemerintah Aktifkan Dukungan Nasional, Infrastruktur Vital Dipulihkan

Korban Banjir Sumatera

GarudaGlobal.net — Pemerintah pusat mengonsolidasikan seluruh sumber daya untuk menangani bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Presiden Prabowo Subianto telah memberi mandat untuk memastikan logistik, pendanaan, dan koordinasi berjalan tanpa hambatan. Ia menyampaikan hal itu di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/13).

Seluruh sumber daya nasional bekerja keras untuk penanganan,” kata Prasetyo. Ia memastikan ketersediaan pangan dan kelancaran distribusi BBM di daerah terdampak. Pendistribusian udara diterapkan di wilayah yang terisolasi.

Stabilitas Anggaran Diutamakan

Prasetyo menuturkan dana siap pakai pemerintah mencapai lebih dari Rp500 miliar. Presiden memberi instruksi untuk melakukan penambahan bila situasi membutuhkan. “Instruksi itu berlaku juga bagi TNI dan Polri,” ujarnya.

Kedua institusi itu memainkan peran strategis dalam operasi evakuasi dan logistik, sehingga stabilitas dukungan anggaran dianggap penting.

Pemulihan Listrik Dipercepat di Sibolga

Perbaikan infrastruktur kelistrikan menjadi prioritas di Sibolga setelah akses jalan kembali terbuka. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada Rabu (3/12) mengatakan tim memperluas jangkauan distribusi dan memperbaiki menara jaringan tegangan rendah.

Baca Juga :  Prabowo Umumkan Debt Relief KUR dan Satgas Infrastruktur untuk Aceh

Ia menyebut PLN mengerahkan genset dan lampu darurat untuk menjaga aktivitas masyarakat. Target pemulihan total pada Jumat (5/12) mencakup penegakan tower tegangan tinggi Tarutung–Sibolga.

Kami all out memastikan Sibolga dan Tapanuli Tengah kembali menyala,” ujar Darmawan. ***

By Hari