Konflik

Bakamla Amankan Aset Energi Natuna dari Gangguan Kapal Tiongkok

Bakamla Amankan Aset Energi Natuna dari Gangguan Kapal Tiongkok

GarudaGlobal.net — Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI berhasil melakukan intersepsi dan pengusiran terhadap kapal China Coast Guard (CCG) 5402 yang mengganggu aktivitas eksplorasi migas di Laut Natuna Utara hingga awal 2026. Langkah tegas ini diambil untuk memitigasi risiko keamanan maritim yang berdampak langsung pada stabilitas operasional sektor energi nasional di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Insiden yang menjadi perhatian serius dunia usaha ini bermula ketika kapal CCG 5402 memasuki landas kontinen Indonesia dan menginterupsi survei seismik 3D Arwana oleh MV Geo Coral milik PT Pertamina East Natuna. Tiongkok menggunakan strategi gray zone dengan mengerahkan kapal penjaga pantai seberat 4.000…
Read More
Ketegangan Iran–AS–Israel Menguat di Tengah Protes, Pemerintah Teheran Angkat Suara

Ketegangan Iran–AS–Israel Menguat di Tengah Protes, Pemerintah Teheran Angkat Suara

garudaglobal.net - Pemerintah Iran secara resmi menanggapi eskalasi protes yang meluas dengan menuding keterlibatan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa demonstrasi damai merupakan hak konstitusional rakyat, namun kekerasan yang menyertai kerusuhan dinilai sebagai hasil intervensi asing. Pemerintah Bedakan Aspirasi dan Kekerasan Dalam pernyataan publiknya, Pezeshkian menyampaikan bahwa negara berkewajiban mendengar keluhan masyarakat. Namun, menurutnya, tindakan pembakaran masjid, pembakaran Al-Qur’an, serta serangan bersenjata tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk protes. Yang perlu digarisbawahi, pemerintah Iran memandang aksi tersebut sebagai operasi terorganisir. Pezeshkian menyebut para pelaku sebagai elemen terlatih yang telah dipersiapkan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel…
Read More
Mubes Ciganjur Tekankan Muktamar sebagai Solusi Konflik NU

Mubes Ciganjur Tekankan Muktamar sebagai Solusi Konflik NU

GarudaGlobal.net — Musyawarah Besar (Mubes) Warga Nahdlatul Ulama di Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025), menempatkan percepatan Muktamar NU sebagai instrumen utama penyelesaian konflik elite Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Forum menilai konflik internal telah menciptakan inefisiensi organisasi dan menggerus fokus NU pada mandat sosial-keagamaan. Ketua Komisi Rekomendasi Mubes, Marzuki Wahid, menegaskan konflik telah mengalihkan energi NU dari pelayanan umat. Mitigasi Risiko Organisasi Mubes memandang percepatan Muktamar ke-35 sebagai langkah mitigasi untuk mencegah polarisasi dan eskalasi sengketa hukum. Penyelenggaraan muktamar diminta memenuhi standar legitimasi, dengan pengesahan Rais Aam dan Ketua Umum mandataris Muktamar ke-34 Lampung. Jika percepatan tidak tercapai, opsi Muktamar…
Read More