25
Apr
garudaglobal.net — Hubungan dagang antara Washington dan New Delhi kini menghadapi risiko ketidakpastian baru setelah Presiden Donald Trump mengamplifikasi retorika ofensif yang menyebut India sebagai "hellhole". Sentimen negatif ini muncul melalui akun Truth Social Trump pada 23 April 2026, yang menyebarkan konten rasis mengenai kaitan kewarganegaraan kelahiran dengan beban ekonomi dari para imigran asal India dan China. Pasar bereaksi waspada mengingat insiden ini terjadi tepat dua bulan setelah penandatanganan kesepakatan perdagangan interim Februari 2026, yang menargetkan komitmen pembelian produk AS senilai $500 miliar oleh India. Ketegangan ini mengancam target penurunan tarif ekspor AS ke India yang baru saja ditekan dari…
