24
Jan
GarudaGlobal.net — Ideologi asing dalam pendidikan modern tidak bekerja melalui paksaan langsung. Ia beroperasi lewat standar pengetahuan, kurikulum, dan definisi tentang rasionalitas yang diterima sebagai norma universal. Kajian pendidikan kritis menempatkan sekolah sebagai instrumen strategis pembentukan kesadaran. Proses ini berlangsung sistematis, berulang, dan diterima sebagai rutinitas sejak usia dini. Dalam kerangka teori hegemoni, Antonio Gramsci menekankan bahwa dominasi paling stabil tercapai ketika nilai tertentu diterima secara sukarela. Ideologi menjadi bagian dari akal sehat publik. Pendekatan ini sejalan dengan analisis Louis Althusser, yang menyebut sekolah sebagai aparatus ideologis negara. Pendidikan membentuk kesadaran warga sebelum mereka terlibat dalam ruang politik dan ekonomi.…
