28
Apr
garudaglobal.net — Presiden Prabowo Subianto melakukan kalibrasi ulang terhadap mesin birokrasinya melalui reshuffle Kabinet Merah Putih jilid V yang diumumkan pada Senin (27/4/2026). Langkah ini dipandang sebagai upaya penguatan kontrol manajerial Istana terhadap kementerian teknis, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan isu keberlanjutan lingkungan. Penunjukan Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menandai pergeseran taktis untuk meredam potensi friksi industrial dengan merangkul tokoh buruh ke pusat kebijakan. Secara strategis, perombakan ini memprioritaskan stabilitas komunikasi negara guna menjaga sentimen positif pasar terhadap kinerja pemerintahan di tengah ketidakpastian geopolitik. Masuknya Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) memberikan…
