21
Mei
garudaglobal.net — Koridor perdagangan dan stabilitas diplomatik Israel berada dalam risiko serius menyusul langkah Presiden Kolombia Gustavo Petro yang mengumumkan pemutusan perjanjian perdagangan bebas secara sepihak pada Rabu (20/5/2026). Langkah ekstrem ini dipicu oleh insiden pencegatan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional serta penahanan 430 aktivis asing di Pelabuhan Ashdod. Eskalasi makroekonomi dan geopolitik ini diperparah oleh tindakan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir yang mengunggah rekaman video penahanan para aktivis secara demonstratif di platform X. Aksi sepihak tersebut memicu bumerang regulasi internasional yang mengancam hubungan dagang Tel Aviv dengan negara-negara Barat. Kebijakan restriktif Kolombia yang mengusir…
