04
Feb
GarudaGlobal.net — Integritas pasar modal Indonesia berada dalam sorotan setelah Bareskrim Polri membongkar skandal manipulasi pasar yang melibatkan PT Narada Asset Manajemen pada Rabu (4/2/2026). Kasus ini mencerminkan tantangan besar dalam menjaga transparansi bursa, di mana praktik perdagangan semu digunakan untuk memanipulasi persepsi investor terhadap kinerja aset-aset tertentu. Brigjen Ade Safri Simanjuntak, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa modus operandi yang digunakan adalah pemanfaatan underlying asset reksa dana dari saham proyek internal. Melalui jaringan afiliasi dan nominee, pihak perusahaan menciptakan lonjakan harga yang bersifat artifisial, yang berpotensi menyesatkan pengambilan keputusan investasi. "Temuan ini mengarah pada indikasi praktik…
